Bagaimana Bahagia di Tahun 2017 (part 5) – Philip Mantofa.

Part ke-5 : Bagaimana Bahagia dalam Memberi.

Tidak semua orang terbiasa dalam memberi. Memberi bukan hanya dari sisi finansial/materi melainkan dari apapun yang kita miliki seperti memberi waktu, maaf, pengertian, dll. Kebiasaan memberi harus dibentuk sejak kecil. Tugas orang tua untuk membangun karakter tersebut dalam anak-anaknya.

Yang luar biasa adalah memberi kepada pemberi, terlebih lagi kepada Sang Pemberi. Siapa yang memberi kepada Tuhan tidak perlu takut tidak mendapat balasan karena Tuhan tidak pernah berhutang. Kita tidak pernah memberi kepada Tuhan terlalu banyak.

Memberilah dengan sukacita karena Tuhan mencintai the cheerfull giver. 

3 hal yang perlu kita tanamkan di dalam diri kita agar kita berbahagia saat memberi :

1. Memiutangi Tuhan. Dengan memberi kepada orang yang memerlukan itu sama saja memberi piutang kepada Tuhan. Baca Amsal 19 : 17.

2. Menabur Budi. Memberi itu sama dengan menabur budi. Saat kita memberi kita justru tidak akan berkekurangan. Baca Mazmur 41 : 2-4 dan Amsal 24 : 24-25. 

Ada 2 hal yang harus-wajib orang tua ajarkan pada anak : 1. Murah Hati (Mercy) dan 2.Hubungan dengan Allah. Karena kita tidak bisa menjamin sampai seberapa kemampuan kita menjaga anak-anak. 2 hal tadi adalah pondasi karakter bagi mereka.

3. Menuai mukjizat. Orang yang banyak memberi pasti akan mengalami mukjizat. Baca Kisah Para Rasul 9 : 36-41.

Marilah kita belajar memberi, semakin rajin dan suka memberi karena upahnya besar di mata Tuhan.

Saksikan secara langsung khotbahnya : Bagaimana Bahagia di Tahun 2017 (part 5)

Amin.

Advertisements