Hari ke 37 : Why Offer the Best ? – Kenapa ?

Imamat 22 – 24

Saat membaca kitab-kitab ini saya membaca begitu banyak pengulangan, yang seringkali membuat saya melompati ayat-ayat tersebut agar saya dapat membaca lebih cepat. Salah satu pengulangan adalah tentang hewan kurban. Tuhan senantiasa meminta agar hewan kurban tersebut adalah yang tak bercela, selalu seperti itu di dalam seluruh ayat yang berbicara tentang hewan kurban.

Apa sebenarnya yang ingin Tuhan sampaikan?

Tuhan adalah pribadi yang perfeksionis, Ia adalah pribadi yang senantiasa mengharapkan kesempurnaan. Manusia pun telah diciptakan sempurna, di lingkungan yang sempurna. Oleh karena itu sudah sepantasnyalah manusia memberikan pula yang sempurna. Sempurna itu identik dengan kualitas yang paling baik. Maka kita pun harus memberikan yang kualitasnya paling baik.

Namun, saya kan bukan orang Yahudi. Saya juga tidak punya ritual yang berhubungan dengan hewan-hewan kurban. Apalagi saya telah diajari bahwa Tuhan telah memberikan PutraNya sebagai silih atas dosa-dosa kita…. Saat memikirkan realita ini membuat saya tiba-tiba terdiam. Saya baru saja mengerti. Dulu saya tahu, tapi sekarang saya baru benar-benar mengerti betapa Tuhan mencintai manusia, mencintai saya. Bahkan saya lebih terdiam lagi saat berpikir… kalau kita mengakui Yesus adalah Tuhan, berarti sebenarnya bukan PutraNya yang dikorbankan, tapi diriNya sendiri. DiriNya sendiri yang Maha Sempurna dikorbankan untuk saya. Ahhhh….!!! Sebegitu pentingnyakah kami manusia hingga Engkau mengorbankan diriMu sendiri untuk kami ya Tuhan? Why ?

Oh Tuhan, pasti jawaban itu tidak dapat kudengar sekarang. Tapi ampunilah saya yang selalu saja menyianyiakan pengorbananMu dengan masih saja selalu berbuat dosa. Saya yang seringkali, hampir selalu memberikan yang tidak sempurna, yang tidak terbaik. Biarlah kesadaran ini senantiasa ada di dalam kepalaku setiap waktu, setiap menit agar jangan sampai lagi aku berzinah terhadapMu oh Tuhan.

Amin

Mari kita bernyanyi : Kubri yang terbaik – GMS Live

“The Best Offering is Ourself”

But the question is how good are you?

#iLoveMyBible

Advertisements